hakekat filsafat adm
Seperti yang telah kita kita ketahui, filsafat berasal dari bahasa Yunani
yang terdiri dari kata Philos dan Sophia. Philos berarti gemar, senang atau cinta. Sophia dapat diartikan kebijaksanaan atau kearifan. Sehingga
filsafat berate cinta kepada kebijak sanaaan.
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama
antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu
untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Ada beberapa hal yang
terkandung dalam definisi diatas.
Filsafat administrasi adalah berpikir secara matang dan mendalam terhadap
hakikat dan makna yang terkandung dalam materi ilmu administrasi. Ontologi
administrasi merupakan ilmu pengetahuan yang sifat jangkauannya sangat
universal dan menyeluruh dari struktur kehidupan manusia.
Kopetensi yang dibentuk pada saya
dari mata kuliah ini yaitu, saya dapat belajar dan tahu perkembangan masyarakat
dan bagaimana peran filsafat mengiringi perkembangan itu. Sehingga kita juga
dapat belajar mandiri dan tidak bergantung pada orang lain,sebab filsafat
administrasi membantu kita untuk berpikir dan dengan demikian kita akan dipandu
untu memahami dunia bersama konflik-konflik atau misteri-misteriyang
ada.sehingga kita mudah untuk masalah yang ada.
Pengertian teori X,Y,dan Z
1.
Teori X :
Teori ini bersifat alamiah bahwa seseorang punya sifsat malas,
Dan tidak punya ambisi,selalu menghindari tanggung jawab yang diberikan.
2.
Teori Y :
Teori ini menyatakan bahwa seseorang punya ambisi dan tanggung
Jawab yang tinggi.
3.
Teori Z :
merupakan akumulasi dari teori X dan Y.
teori pilihan saya
Abraham Maslow berusaha menjelaskan mengapa orang didorong oleh kebutuhan tertentu pada waktu tertentu. Kebutuhan manusia tersusun dalam hierarki, dari yang paling mendesak sampai yang paling kurang mendesak. Berdasarkan urutan tingkat kepentingannya, kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah kebutuhan fisik, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.
Abraham Maslow berusaha menjelaskan mengapa orang didorong oleh kebutuhan tertentu pada waktu tertentu. Kebutuhan manusia tersusun dalam hierarki, dari yang paling mendesak sampai yang paling kurang mendesak. Berdasarkan urutan tingkat kepentingannya, kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah kebutuhan fisik, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.